October 16, 2009

Sebuah Cerita Tentang Indonesia

Suatu pagi di Bandar Lampung, seorang pemuda menjemput salah satu kerabatnya di bandara. Orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun.

Si bapak adalah pengusaha asal Singapura, dengan logat bicara gaya Melayu dan English, beliau menceritakan pengalaman-pengalaman hidupnya kepada si pemuda. Mulai dari pengalaman bisnis, spiritual, keluarga, bahkan percintaan.

"Your country is so rich!"

Ahh.. Biasa banget dengar kata-kata seperti itu. Tapi tunggu dulu..

"Indonesia doesn’t need the world, but the world needs Indonesia"
"Everything can be found here in Indonesia, u don’t need the world"
"Mudah saja, Indonesia paru-paru dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan, dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh Indonesia!"

"Singapore is nothing, we can't be rich without Indonesia. 500.000 orang Indonesia berlibur ke Singapura setiap bulan. Bisa terbayang uang yang masuk ke kantong kami, apartemen dan condo terbaru kami yang membeli pun orang-orang Indonesia, tak peduli harga yang selangit, laku keras. Lihatlah rumah sakit kami, orang Indonesia semua yang berobat."

"Kalian tahu bagaimana paniknya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk? Ya, benar-benar panik. Sangat terasa, we are nothing."


"Kalian tak tahu kan kalau Agustus kemarin dunia krisis beras. Termasuk di Singapura dan Malaysia, kalian di Indonesia dengan mudah dapat beras"

"Lihatlah negara kalian, air bersih dimana-mana. Lihatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari Malaysia. Saya pernah ke Kalimantan, bahkan pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalau ada matahari bersinar. Petani disana menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrik China. Dan si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya melihatnya sendiri"

"Kalian sadar tidak kalau negara-negara lain selalu takut mengembargo Indonesia?! Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. Harusnya kalianlah yang meng-embargo diri kalian sendiri. Belilah dari petani-petani kalian sendiri, belilah tekstil garmen dari pabrik-pabrik sendiri. Tak perlu kalian impor kalau bisa produksi sendiri."

"Jika kalian bisa mandiri, bisa meng-embargo diri sendiri, Indonesia will rules the world."

Sebuah Cerita Tentang Indonesia
25 July 2009

Milist FEUI

1 comment: